Agus Salam Sampaikan Aturan Penting Terkait Pelaksanaan Kampanye

Ketua KPU Madina, Agus Salam (kenakan kemeja putih) saat mengisi materi pada acara Sosialisasi Pengawasan Pilgubsu Tahun 2018 yang berlangsung di Aula Hotel Abara Panyabungan, Jumat (23/2).(foto:BS/PanwaslihMadina).

 

KPUMadina-Panyabungan

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Agus Salam sampaikan beberapa peraturan penting terkait teknis pelaksanaan Kampanye, baik kampanye Rapat Terbatas, Tatap Muka, Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), penyebaran Bahan Kampanye, Kampanye melalui media massa cetak dan elektronik atau Kampanye dalam bentuk lain.

Hal tersebut disampaikan Agus Salam saat mengisi materi pada acara Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Tahun 2018 bagi Pimpinan Partai Politik dan Indan Pers yang diselenggarakan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Mandailing Natal di Aula Hotel Abara Panyabungan, Jumat (23/2).

Turut hadir pada acara tersebut Anggota KPU Mandailing Natal Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief, Ketua Panwaslih Kabupaten Mandailing Natal, Henri bersama dua Anggota Komisioner yakni, Joko Arif Budiono dan Maklum Pelawi. Hadir juga unsur Partai Politik se-Kabupaten Mandailing Natal serta insan Pers yang berkesempatan hadir saat itu.

Dihadapan peserta sosialisasi, Agus Salam menyampaikan, bahwa kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, rapat umum, dan tatap muka, serta kampanye dalam bentuk lainnya yang menghadirkan massa, pelaksanaannya wajib dilaporkan kepada KPU Propinsi, Bawaslu Propinsi dan Kepolisian Daerah paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan Kampanye.

“Selain itu kampanye dalam bentuk lain,  seperti acara pertandingan. Apabila ada hadiah yang diberikan kepada pemenang pertandingan,  maka hadiah tidak boleh diberikan dalam bentuk uang. Jadi hadiahnya harus dalam bentuk barang yang nilainya tidak boleh diatas harga satu juta rupiah. Selain itu, dalam berkampanye tidak boleh memberikan doorprize kepada peserta,” terang Agus.

Dia menambahkan, kampanye dalam bentuk pemasangan APK, maka APK yang dipasang harus di tempat-tempat yang telah ditentukan oleh KPU. Jumlah APK yang dipasang tersebut juga tidak boleh melebihi ketentuan yang ada dalam PKPU No. 4 Tahun 2017.

Untuk Pilgubsu 2018, pengadaan APK bagi setiap Pasangan Calon (Paslon) difasilitasi oleh KPU Propinsi melalui dana APBD Provinsi Sumatera Utara. Adapun jumlah APK yang difasilitasi berupa Baleho dengan jumlah tiga baleho per Paslon untuk setiap kabupaten/kota.

“Ada juga umbul-umbul, dengan jumlah sepuluh umbul-umbul per paslon untuk setiap kecamatan serta spanduk dengan jumlah satu spanduk per paslon untuk setiap desa,” tutup Agus. (ASN/KPUMadina).

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kontras
Perbesar Hurup