This page was exported from KPUD MADINA [ http://kpud-madinakab.go.id ]
Export date: Fri Dec 15 10:10:03 2017 / +0000 GMT

Agus Salam: Tugas-Tugas Penyelenggara Pemilu Tidak Mengenal Waktu



Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam saat membuka pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) verifikasi persyaratan calon perseorangan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bagi PPK se-Kabupaten Mandailing Natal yang berlangsung di Aula Hotel Rindang Panyabungan, Rabu (22/11).

 

 

KPU Madina – Panyabungan 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Agus Salam menyebut, tugas-tugas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) tidak mengenal waktu. Dia berharap Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah dilantik beberapa waktu lalu dapat bekerja dengan sepenuh waktu.

Hal itu disampaikannya saat membuka pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) verifikasi persyaratan calon perseorangan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bagi PPK se-Kabupaten Mandailing Natal yang berlangsung hari ini di Aula Hotel Rindang Panyabungan, Rabu (22/11).

Bimtek tersebut dihadiri Anggota KPU Mandailing Natal, Anggota Panwaslih Kabupaten Mandailing Natal yang diwakili Joko Arif Budiono, Sekretaris KPU Mandailing Natal, Kasubbag Teknis dan Hupmas, Kasubbag Umum dan Logistik, Kasubbag Program dan Data KPU Mandailing Natal serta 115 Anggota PPK se-Kabupaten Mandailing Natal dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyabungan, Sutan Hasibuan yang pada kesempatan itu bertindak sebagai rohaniawan.

“Tadi telah kita saksikan pelantikan dua orang Anggota PPK masing-masing Muslihuddin, PPK Kecamatan Hutabargot menggantikan saudara Huseir Tarmizi, dan Imah Sehani PPK Kecamatan Bukit Malintang menggantikan saudara Carli. Saudara Huseir Tarmizi dan Carli telah mengundurkan diri. Tapi kita bersyukur, keduanya di PAW bukan karena melakukan pelanggaran Pemilu, namun pengunduran diri saudara Huseir Tarmizi disebabkan tidak bisa bekerja sepenuh waktu, sementara saudara Carli tidak mendapat izin dari instansi pekerjaan tetapnya,” ucap Agus Salam.

Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam (kiri), saat melantik dua orang Anggota PPK masing-masing Muslihuddin (kanan) PPK Kecamatan Hutabargot menggantikan saudara Huseir Tarmizi, dan Imah Sehani (kiri) PPK Kecamatan Bukit Malintang menggantikan saudara Carli.

 

Oleh karena itu, Agus pada kesempatan sebelumnya menghimbau agar Anggota PPK terpilih yang bekerja pada instansi Negeri maupun Swasta supaya menyampaikan izin dari atasannya untuk bekerja sebagai penyelenggara Pemilu. “Mengapa ini penting? Karena tugas-tugas penyelenggara Pemilu tidak mengenal waktu. Makanya, sumpah dan janji yang saudara-saudara ucapkan itu mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan dalam konteks kepentingan penyelenggaraan Pemilu. Untuk itu, saya berharap ke depannya tidak ada lagi Anggota PPK yang di PAW,” tegasnya.

Terkait bimbingan teknis pendaftaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dari Calon Perseorangan, Agus menyebut, diperlukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik sebanyak lebih kurang 765.048 (tujuh ratus enam puluh lima ribu empat puluh delapan) KTP. KTP-KTP tersebut nantinya akan diverifikasi faktual ke lapangan kepada pemilik KTP apakah memang betul-betul mendukung pasangan calon tersebut.

“Inilah nanti yang akan dibimtekkan, dalam hal ini nantinya akan disampaikan oleh Anggota KPU Mandailing Natal Divisi Teknis, Ibu Mas Khairani. Saya berharap rekan-rekan PPK sekalian memperhatikan materi-materi yang akan disampaikan. Jangan sampai terjadi salah pemahaman. Kalau salah memahami, maka akan salah dalam bekerja sehingga hasilnya pun akan bersalah-salahan. Pahami dengan benar agar bisa dikerjakan dengan benar,” pungkasnya. (PPID/KPU Madina)