This page was exported from KPUD MADINA [ http://kpud-madinakab.go.id ]
Export date: Fri Oct 19 13:28:10 2018 / +0000 GMT

KPU Madina Kedatangan IKAS PLUS


Pengurus IKAS PLUS Panyabungan foto bersama Ketua KPU Madina, Agus Salam (lima dari kanan) didampingi Koordinator Divisi Sosialisasi, Data, dan Informasi, Mas Khairani (empat dari kiri) usai kunjungan ke Kantor KPU MadinaPengurus IKAS PLUS Panyabungan foto bersama Ketua KPU Madina, Agus Salam (lima dari kanan) didampingi Koordinator Divisi Sosialisasi, Data, dan Informasi, Mas Khairani (empat dari kiri) usai kunjungan ke Kantor KPU Madina, Kamis (6/8). (Foto.dok KPU Madina).


KPUMadina-Panyabungan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) menerima kunjungan Ikatan Keluarga Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus (IKAS PLUS) Panyabungan Kamis, (6/8) di Kantor KPU Madina.


Rombongan IKAS PLUS yang diketuai Muhammad Asnawir beranggotakan Muhammad Asrin, Muhammad Yasir, Aspar Nasution, Wahyudi Ali Napitupulu, Liya Asnita Sari, dan Suhandi Azis disambut Ketua KPU Madina, Agus Salam didampingi Koordinator Divisi Sosialisasi, Data, dan Informasi, Mas Khairani.


Kedatangan IKAS PLUS ke KPU Madina adalah dalam rangka silaturrahim dan meminta informasi terkait pendidikan pemilih dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Madina yang akan digelar serentak secara nasional 9 Desember 2015 mendatang.


Agus Salam menyampaikan, pendidikan pemilih itu bisa dilakukan dengan sosialisasi kepada pemilih. Di samping itu pemilih juga bisa diikutsertakan tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesuksesan Pilkada di Madina. Salah satu contoh adalah mengajak masyarakat untuk aktif berpastisipasi dalam memilih.


Sementara itu, Mas Khairani menambahkan, KPU Madina saat ini telah mempunyai aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Melalui Sidalih ini, masyarakat bisa mengecek apakah namanya sudah terdaftar atau belum di dalam daftar pemilih.


Ditambahkannya, Sidalih adalah aplikasi online yang dibuat untuk membantu petugas di KPU dalam melakukan pengolahan data pemilihnya secara otomatis, cepat dan tepat. Sidalih telah dioperasionalkan sejak pemilu legislatif dan pilpres tahun 2014 lalu. Melalui sidalih ini masyarakat bisa bisa mengecek apakah namanya sudah terdaftar atau belum.


“Pemilih pemula seperti adik-adik ini juga bisa dicek. Sudah terdaftar belum. Karena adik-adik inilah nanti yang diharapkan untuk menjadi agen Pilkada dalam perhelatan penyelenggaraan Pemilihan. Jadi dalam setiap pertemuan adik-adik bisa membahas seputar Pilkada. Inikan bisa menjadi kajian penting untuk adik-adik,” pungkasnya. (along/jw/KPU Madina).


 

===@