This page was exported from KPUD MADINA [ http://kpud-madinakab.go.id ]
Export date: Tue Nov 12 5:41:15 2019 / +0000 GMT

KPU Madina laksanakan Simulasi SITUNG Nasional.



Panyabungan-KPU Madina (20/03/2019)

Sesuai Surat KPU Provinsi Sumatera Utara Nomor 211/PL.01-SD/12/Prov/III/2019 tanggal 13 Maret 2019 perihal Persiapan Uji Coba Nasional Aplikasi SITUNG Pemilu 2019 dilaksanakan serentak tanggal 20 Maret 2019.

Dengan dasar tersebut, KPU Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan Simulasi Aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) pada Pemilihan Umum Tahun 2019 secara Nasional di aula KPU Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (20/03/2019) pukul 10:00 WIB s/d 15:00 WIB.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan oleh Muhammad Ikhsan dan Koordinator Simulasi Aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) oleh Pajaruddin yang juga Kasubbag Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Mandailing Natal.

Operator Situng, terdiri atas ;

Bertugas melakukan entri data salinan formulir Model DB1 dan mengirimkan ke server KPU  dengan urutan entri data hasil Penghitungan Suara ; Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Bertugas melakukan pemindaian salinan formulir Model DB1 dan mengirimkannya ke server KPU dengan urutan pemindaian data hasil Penghitungan Suara ; Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.Verifikator ;Bertugas melakukan verifikasi terhadap hasil entri dan pindai yang dilakukan oleh Operator Entri   dan Operator Pindai.

Bertugas melakukan verifikasi terhadap hasil entri dan pindai yang dilakukan oleh Operator Entri   dan Operator Pindai.

Muhammad Risky selaku Verifikator mengarahkan semua Operator Situng dari jajaran sekretariat KPU Kabupaten Mandailing Natal untuk memastikan semua Aplikasi Situng Desktop sudah di Instal dengan benar, supaya Simulasi bisa berjalan dengan lancar. “pastikan semua Komputer sudah menginstal Aplikasi Situng Desktop dengan benar, dan Scanner juga sudah stanby, supaya Simulasi ini bisa kita mulai” ucap Muhammad Risky.