KPU Madina Minta Masyarakat Tanggapi DPS.

DPS

Pengumuman DPT Pilkada 2015 di Desa Hutabangun (foto dok. KPU Madina)

Panyabungan, (kpud-madinakab.go.id),. Mulai hari ini, Sabtu tanggal 24 Maret sampai dengan tanggal 2 April nanti, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina) melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Mandailing Natal. Menurut Ketua KPU Madina, Agus Salam. DPS diumumkan untuk memperoleh masukan dan tanggapan dari masyarakat. “saat sekarang ini masih dalam tahapan penyusunan daftar pemilih. Jadi daftar pemilih kita belum final, masih perlu penyempurnaan dan perbaikan makanya kita butuh masukan dan tanggapan dari masyarakat terhadap daftar pemilih ini. Ini daftar masih sementara dan akan terus dilakukan perbaikan atau pemutakhiran hingga akhirnya nanti ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT)”. Ujarnya.
Menurut Salam, tanggapan dan masukan dari masyarakat terhadap DPS juga merupakan cerminan dari partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap pilkada yang akan digelar. “jika nanti banyak masukan atau tanggapan dari masyarakat terhadap DPS ini, berarti banyak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kesuksesan pilkada. Sebaliknya kalau masyarakat cuek aja terhadap DPS, bisa jadi kepeduliannyapun kepada pilkada ini juga rendah”. Sambung Salam.

Foto dokumentasi KPU Madina

Ketua KPU Madina, Agus Salam sedang memeriksa DPT yang ditempelkan di Papan Pengumuman salah satu desa di Kec. Nagajuang (foto dok. KPU Madina)

Sementara itu, Asrizal Lubis, Anggota KPU Madina Koordinator Divisi Perencanaan dan Data menyebutkan bahwa DPS Madina berjumlah 283.096 pemilih, dengan rincian laki-laki 138.690 pemilih dan perempuan 144.406 pemilih yang tersebar di 404 desa/kelurahan sekabupaten Mandailing Natal. “jadi seluruh DPS tersebut dibagi kepada 908 Tempat Pemungutan Suara (TPS), oleh sebab itu pengumuman DPS ini pun nantinya per TPS disetiap desa. Jikalau desanya lebih dari satu TPS misalnya, ada pemilih yang seyogianya dia memilih di TPS 1 (satu) tapi di DPS namanya ada di DPS TPS 2 atau 3 atau yang lain. Maka pemilih tersebut bisa melapor kepada PPS supaya namanya dipindahkan ke TPS yang seharusnya. Imbuh Ijal.
Ijal menambahkan bahwa laporan tentang DPS berupa masukan dan tanggapan masyarakat terhadap DPS disampaikan kepada PPS secara tertulis. Formulir tanggapannya nanti bisa diminta kepada PPS di masing-masing desa. Tutup ijal.
Menurut pantauan kpud-madinakab.go.id sesuai jadwal seluruh hardcopy DPS sebanyak tiga rangkap telah disampaikan oleh KPU Madina kepada PPK untuk diteruskan ke PPS, yang mana nantinya dua rangkap akan ditempelkan di papan-papan pengumuman desa/kelurahan dan satu rangkap lagi menjadi arsip bagi PPS.
(asn)

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Kontras
Perbesar Hurup