KPU Madina Sampaikan Hasil Penelitian Administrasi Parpol Calon Peserta Pemilu 2019

Penyampaian hasil penelitian administrasi Parpol calon Peserta Pemilu tahun 2019 yang berlangsung di Aula KPU Mandailing Natal, Jumat (17/11)

 

KPU Madina – Panyabungan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal sampaikan hasil penelitian administrasi kepada 12 (dua belas) Partai Politik (Parpol) Calon Peserta Pemilu tahun 2019 yang berlangsung di Aula KPU Mandailing Natal, Jumat (17/11).

Hadir pada acara itu Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam, Anggota KPU Mandailing Natal Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief, Anggota KPU Mandailing Natal Divisi SDM dan Parmas, Akhir Mada, Ketua Panwaslih Mandailing Natal, Henri Pulungan dan Anggota Panwaslih Mandailing Natal, Maklum Pelawi, serta Pimpinan seluruh Parpol beserta Petugas Penghubung.

Anggota KPU Mandailing Natal Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief, pada pertemuan tersebut menyampaikan, dari hasil verifikasi keanggotaan Parpol di lapangan, terdapat ada kegandaan Anggota Parpol yang tersebar di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.

Menurut Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam, ada juga warga yang namanya terdaftar di salah satu Parpol, tetapi saat verifikasi di lapangan, justru orang yang ditemui menyatakan tidak pernah menyerahkan salinan KTP-nya untuk masuk sebagai Anggota Parpol manapun.

“Nah, hal-hal yang demikian itu ada kita temui di lapangan. Namun demikian, ada masa perbaikan administrasi. Dimana masa perbaikan administrasi ini dimulai dari tanggal 18 November 2017 sampai tanggal 1 Desember 2017. Jadi, saya harapkan waktu tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Fadhillah Syarief menambahkan, jumlah perbaikan adalah sekurang-kurangnya sama dengan dokumen yang dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) atau tidak memenuhi syarat (TMS), dengan catatan jumlah dokumen yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) ditambah jumlah dokumen perbaikan, tidak boleh melebihi jumlah dokumen yang diserahkan ke KPU Mandailing Natal pada saat pendaftaran.

“Misalnya Partai A, jumlah yang TMS adalah seratus Anggota, maka yang diperbaiki dan selanjutnya diserahkan kembali ke KPU Mandailing Natal cukup hanya seratus. Jangan ditambah-tambahi dan jangan dikurang-kurangi. Kita ikuti saja aturan yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Di akhir acara, Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam, menyerahkan hasil penelitian administrasi kepada Panwaslih Mandailing Natal, kemudian Pimpinan atau Petugas Penghubung masing-masing Parpol yakni, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Golongan Karya (Golkar).

Selanjutnya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Berkarya, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (PPD/KPU Madina).

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Kontras
Perbesar Hurup