KPU Madina Sampaikan Hasil Vertual Parpol Calon Peserta Pemilu 2019

 

Ketua KPU Madina, Agus Salam (tengah) saat menyampaikan sambutan pada acara penyampaian hasil verifikasi faktual yang berlangsung di Aula KPU Madina, Jumat (2/2).

 

KPU Madina – Panyabungan 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal sampaikan hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan Partai Politik (Parpol) calon peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Penyampaian itu digelar di Aula KPU Mandailing Natal, Jumat (2/2).

Hadir pada kesempatan itu seluruh Komisioner KPU Mandailing Natal, Sekretaris, Sayur Nasution, Koordinator Tim Helpdesk Sipol, Samsul Eddy Pulungan, Ketua Panwaslih Kabupaten Mandailing Natal, Henri, bersama Anggota, Maklum Pelawi, Pengurus serta Petugas Penghubung masing-masing 15 Parpol yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.

Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam, dalam sambutannya menyebut, berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum tahun 2019, maka pada tanggal 2 Februari 2018 adalah jadwal untuk dilaksanakan penyampaian hasil verifikasi faktual kepada Partai Politik.

“Untuk itulah Bapak/Ibu kami undang hari ini, dan terimakasih atas kehadirannya telah memenuhi undangan kami dalam rangka penyampaian hasil verifikasi faktual. Bilamana ternyata nantinya hasil verifikasi tersebut terdapat Parpol yang belum memenuhi syarat, maka masih ada masa perbaikan, yaitu mulai tanggal 3 sampai tanggal 5 Februari 2018,” Ujar Agus Salam sesaat sebelum membuka acara secara resmi.

Sementara itu, Anggota KPU Mandailing Natal Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief, menjelaskan, sesuai dengan tahapan dan jadwal sebagaimana tertuang pada PKPU Nomor 5 Tahun 2018, tanggal 30 Januari sampai 1 Februari 2018 adalah jadwal untuk pelaksanaan verifikasi faktual bagi Parpol, baik 12 Parpol pasca Putusan MK maupun 4 Partai baru minus PSI di Kabupaten Mandailing Natal.

“Jadi, pasca keluarnya PKPU Nomor 5 dan Nomor 6 tahun 2018, maka Parpol baru mengikut proses tahapan setelah dilakukannya revisi PKPU, baik revisi PKPU Nomor 7 tahun 2017 menjadi PKPU Nomor 5 tahun 2018, maupun revisi PKPU Nomor 11 tahun 2017 menjadi PKPU Nomor 6 tahun 2018,” terang Syarief.

Syarief menegaskan, bagi Parpol yang dinyatakan belum memenuhi syarat, maka tugas dan kewajiban selanjutnya adalah melakukan perbaikan sesuai dengan jadwal yang ada di tahapan, yakni di tanggal 3 sampai 5 Februari 2018.

“Ada tiga hari waktu yang diberikan. Mekanisme perbaikan ini, jika seandainya nanti yang tidak memenuhi syarat hanya keanggotaan, maka tugas Parpol selanjutnya adalah melakukan perekrutan anggota baru. Jadi, waktu yang tiga hari ini harus dimaksimalkan dalam perekrutan maupun penginputan ke dalam aplikasi Sipol,” tegasnya.

Lebih lanjut Syarief menjelaskan, ketika nanti selesai di tanggal 5 Februari, maka di tanggal 6 Februari 2018 KPU Mandailing Natal melakukan verifikasi perbaikan kepada Parpol yang dinyatakan belum memenuhi syarat tersebut. “Jadi, di tanggal 6 nanti, kita hanya melakukan verifikasi selama satu hari. Di tanggal 7 sampai 8 Februari 2018, kita sudah melakukan penyusunan berita acara hasil verifikasi perbaikan,” jelasnya.

Sementara itu, bagi Parpol yang dinyatakan memenuhi syarat, maka untuk tahapan ini sudah tidak ada lagi. Parpol yang memenuhi syarat hanya menunggu penetapan Parpol peserta Pemilu jika memenuhi syarat secara nasional yang dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2018. Selanjutnya, di tanggal 18 Februari 2018, KPU akan melakukan pengundian dan penetapan nomor urut Parpol yang dinyatakan memenuhi syarat untuk dapat ikut serta pada Pemilu tahun 2019.

“Perlu disampaikan kepada kawan-kawan Parpol, bahwa PKPU ini sudah merupakan keputusan dan persetujuan, baik dari DPR RI, Pemerintah, maupun KPU sendiri. Jadi, tugas kita adalah menjalankan dan mematuhi apa yang sudah menjadi ketentuan baik dalam Undang-Undang maupun dalam Peraturan. Dan harapan kami kepada kawan-kawan Pimpinan Parpol, marilah kita laksanakan tahapan Pemilu ini sesuai dengan apa yang sama-sama kita harapkan sepanjang tidak melanggar aturan yang ada,” tegas Syarief.

Di akhir acara tersebut, dilakukan penyerahan hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan kepada masing-masing 15 Parpol calon Peserta Pemilu 2019 yang ada di Kabupaten Mandailing Natal serta Panwaslih Kabupaten Mandailing Natal. (PPID/KPU Madina).

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Kontras
Perbesar Hurup