KPU Madina terima Logistik C1 Plano

Panyabungan-KPU Madina (07/03/2019)

Pendistribusian Logistik Pemilu Tahun 2019 terus berjalan. Setelah kotak suara kertas surat suara dan sampul, KPU Kabupaten Mandailing Natal kembali menerima logistik berupa C1 Plano yang digunakan untuk Rekapitulasi Penghitungan Suara di Pemilu 17 April  2019 nanti. Formulir C 1 Plano tiba di Kantor KPU Kabupaten Mandailing Natal pada hari Rabu (06/03/2019).

KPU Madina terima Logistik C1 Plano

Logistik C1 Plano yang sudah diterima saat ini diantaranya  :

  1. Formulir C1 Plano Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 2.652 lembar dalam 4 Boks,
  2. Formulir C1 Plano Pemilu DPD sebanyak 5.304 lembar dalam 17 Boks,
  3. Formulir C1 Plano Pemilu DPR Dapil Sumatera Utara 2 sebanyak 23.868 dalam 67 Boks,
  4. Formulir C1 Plano Pemilu DPRD Provinsi Dapil Sumatera Utara 7 sebanyak 23.868 dalam 67 Boks,
  5. Formulir C1 Plano Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Dapil 1 sebanyak 5.940 lembar dalam 17 Boks,
  6. Formulir C1 Plano Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Dapil 2 sebanyak 4.302 lembar dalam 12 Boks,
  7. Formulir C1 Plano Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Dapil 3 sebanyak 3.870 lembar dalam 11 Boks,
  8. Formulir C1 Plano Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Dapil 4 sebanyak 4.572 lembar dalam 13 Boks,
  9. Formulir C1 Plano Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Dapil 5 sebanyak 5.184 lembar dalam 15 Boks,

Total keseluruhan Formulir C 1 Plano yang diterima sebanyak 79.560 lembar Formulir C1 Plano dalam 223 Boks pembungkus. Formulir C1 Plano yang sudah diterima selanjutnya  akan dihitung, dipilah dan sortir kembali untuk meminimalisir kekurangan Logisttik pada saat Pemilu 17 April 2019 nanti. “Kita mulai pilah satu-persatu C1 Plano yang sudah masuk per Dapil, selanjutnya kita akan simpan di gudang KPU Kembali” terang Ketua KPU Kabupaten Mandailing Natal, Fadhillah Syarief.

KPU Madina terima Logistik C1 Plano


Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.