KPU Madina Undi Nomor Sampling Partai Garuda dan Partai Berkarya

Pelaksanaan pengundian nomor sampling yang akan dijadikan sebagai nomor awal pencuplikan jumlah Anggota yang akan dilakukan verifikasi faktual bagi Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dan Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal, yang dipandu Anggota KPU Madina Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief (tengah), Jumat (29/12).

 

KPU Madina – Panyabungan 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) melaksanakan pengundian nomor sampling yang akan dijadikan sebagai nomor awal pencuplikan jumlah Anggota yang akan dilakukan verifikasi faktual bagi Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dan Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan yang berlangsung di Aula KPU Madina, Jumat (29/12) itu dihadiri Plh.Ketua KPU Madina yang juga Anggota KPU Madina Divisi Teknis Penyelenggaraan, Mas Khairani, Anggota KPU Madina Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief, dan Anggota KPU Madina Divisi Perencanaan dan Data, Asrizal Lubis serta didampingi Sekretaris KPU Madina, Sayur Nasution.

Hadir juga Panwaslih Kabupaten Mandailing Natal, Kanit I Sat Intelkam Polres Mandailing Natal, Gadumbang Pulungan, Ketua Partai Garuda Kabupaten Mandailing Natal, Jupri Nasution berserta pengurus, Ketua Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal, Onggara Lubis berserta pengurus, Tim Operator Helpdesk SIPOL KPU Madina yang dikoordinatori Kasubbag Hukum KPU Madina, Samsul Eddy Pulungan.

Plh. Ketua KPU Madina, Mas Khairani (ketiga kanan), saat menyampaikan pembukaan, Jumat (29/12).

Plh. Ketua KPU Madina, Mas Khairani pada acara pembukaan menyebut, pengundian nomor ini dilaksanakan berdasarkan hasil putusan Bawaslu RI atas pengaduan Partai Garuda dan Partai Berkarya ke Bawaslu RI, sehingga KPU wajib untuk melaksanakan putusan tersebut. “Semoga acara ini dapat berlangsung dengan lancar begitu juga dengan pelaksanaan verifikasi faktual nantinya dapat berjalan dengan sukses,” ucap Mas Khairani.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Anggota KPU Madina Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief yang langsung memandu acara tersebut menyampaikan, dasar hukum dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah UU Nomor 7 Tahun 2017, PKPU Nomor 11 tahun 2017, SK Nomor: 165/HK.03.1-Kpt/03/KPU/IX/2017, SK Nomor: 174/HK.03.1-Kpt/03/KPU/X/2017.

“Dan terakhir yang kita terima adalah SK Nomor: 233/PL.01.1-Kpt/03/KPU/XII/2017 tentang Pelaksanaan Putusan Badan Pengawas Pemilu RI Nomor: 01/PS.REG/BAWASLU/XII/2017 dan Nomor: 002/PS.REG/BAWASLU/XII/2017. Jadi, SK inilah dasar kita untuk melaksanakan kegiatan hari ini,” ujar Syarief.

Syarief menyebut, secara umum ada 4 item yang harus dilakukan dalam verifikasi faktual, pertama; verifikasi faktual tentang  kepengurusan, 30% keterwakilan kepengurusan perempuan, domisili kantor, dan verifikasi faktual keanggotaan.

Setelah memaparkan materi terkait verifikasi faktual, pada kegiatan itu, Tim Operator Helpdesk SIPOL KPU Madina memberikan beberapa nomor pilihan yang dimasukkan ke dalam amplop secara acara untuk dilakukan pengundian oleh Partai Garuda dan Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal.

Dari hasil pengundian, Partai Garuda mendapatkan nomor 1 dan Partai Berkarya mendapatkan nomor 6 sebagai nomor sampling yang akan dijadikan sebagai nomor awal pencuplikan dalam verifikasi faktual keanggotaan. (PPID/KPU Madina).

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Kontras
Perbesar Hurup