This page was exported from KPUD MADINA [ http://kpud-madinakab.go.id ]
Export date: Wed Aug 15 19:16:21 2018 / +0000 GMT

KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon


IMG_2601

KPUMadina-Panyabungan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) menggelar Rapat Pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Madina periode 2016 – 2021 yang akan digelar serentak secara nasional 9 Desember 2015 mendatang. Pengundian dan penetapan nomor urut paslon itu berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Perbangunan Kecamatan Panyabungan, Rabu, (26/8).


Rapat Pleno dihadiri Ketua dan Anggota KPU Madina beserta sekretariat, kedua paslon yakni Drs. H.M. Yusuf Nasution, M.Si – H. Imron Lubis, S.Pd.,MM dan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution sedangkan wakilnya, H. Muhammad Ja'far Sukhairi Nasution, tidak dapat hadir karena sakit dan digantikan ketua Partai Demokrat Kabupaten Madina, Syafaruddin Anshari.


Hadir juga Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Madina, Andri Setiawan, SIK, Dandim 0212/TS, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf.) Uyat Harahap, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwasli) Madina yang diwakili, Anggota Panwaslih Madina, Maklum Pelawi, Tim Kampanye dan pendukung masing-masing Paslon, dan Ketua Partai Politik (Parpol) pengusung calon.


Pada pengundian dan penetapan nomor urut itu, pasangan Drs. H.M. Yusuf Nasution, M.Si – H. Imron Lubis, S.Pd.,MM mendapat nomor urut 1 (satu) dan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dan H. Muhammad Ja'far Sukhairi Nasution mendapat nomor urut 2 (dua). Pengundian dan penetapan nomor urut Paslon tersebut dipandu langsung Anggota KPU Madina Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara, Akhir Mada.


Keputusan penetapan nomor urut Paslon itu dibacakan Sekretaris KPU Madina, Mawardi, yang tertuang dalam Surat Keputusan Rapat Pleno Terbuka tentang Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Paslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015.


D e k l a r a s i


Selain pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon, pada kesempatan juga digelar Deklarasi Pilkada Damai dan Berintegritas. Dalam hal ini Paslon diminta supaya mengucapkan ikrar atau janji untuk menciptakan pilkada yang damai dan berintegritas. Pengucapan ikrar atau deklarasi pilkada damai dan berintegritas ini dianggap penting dilaksanakan karena melalui pilkada ini karena semua pihak juga menginginkan pemimpin yang berintegritas.


Ketua KPU Madina, Agus Salam, dalam sambutannya menyampaikan, dalam sistem demokrasi, pemimpin yang berintegritas hanya mungkin lahir dari pemilihan yang berintegritas, pemilihan yang berintegritas hanya mungkin terwujud dari penyelenggara yang berintegritas dan pasangan calon yang berintegritas.


“Tidak cukup kalau hanya penyelenggaranya saja yang berintegritas, supaya terwujud pemilihan yang berintegritas, maka peserta pemilihan, dalam hal ini adalah Paslon, juga harus berintegritas,” ujarnya.


Pengucapan ikrar dan janji Deklarasi Pilkada Damai dan Berintegritas ini dipandu Anggota KPU Madina Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief.


Acara pun diakhiri dengan penandatangan Deklarasi Pilkada Damai dan Berintegritas oleh Ketua KPU Madina, Ketua Panwaslih Madina, Kapolres Madina, Dandim 0212/TS, Kajari Panyabungan, Ketua Pengadilan Negeri Panyabungan dan masing-masing Paslon. (along/jw/KPU Madina).


===@