Monitoring APK, KPU Madina Perintahkan PPK/PPS Perbaiki Pemasangan dan Penempatan

Salah satu APK di Kecamatan Hutabargot, nampak dalam foto PPK Hutabargot sedang memperbaiki pemasangan APK dipantau langsung oleh Ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution.

Salah satu APK di Kecamatan Hutabargot, nampak dalam foto PPK Hutabargot sedang memperbaiki pemasangan APK dipantau langsung oleh Ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution. (foto dokumentasi KPU Madina).

Panyabungan (kpud-madinakab.go.id), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina) memerintahkan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk memperbaiki pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di wilayah kecamatan/desa masing-masing. Perintah perbaikan terhadap pemasangan APK itu disampaikan oleh Ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution kepada PPK dan PPS saat melakukan monitoring pemasangan APK dibeberapa kecamatan.

“kita menemukan adanya sejumlah APK yang pemasangannnya kurang bagus, atau penempatannya kurang strategis, terhadap APK seperti itu kita langsung perintahkan kepada PPK dan PPSnya untuk memperbaiki saat itu juga”. Ujar Salam kepada jurnalis website www.kpud-madinakab.go.id.

Jurnalis website www.kpud-madinakab.go.id yang ikut mendampingi Ketua KPU Madina melakukan monitoring ke beberapa kecamatan, memang menyaksikan sendiri adanya sejumlah APK yang dipasang kurang bagus dan asal-asalan dan ketika menemukan APK seperti itu Agus Salam langsung memerintahkan kepada PPKnya untuk memanggil PPS yang bersangkutan dan memerintahkan supaya diperbaiki saat itu juga.

Seperti diketahui berdasarkan Surat Perintah Tugas Monitoring APK, KPU Madina melakukan monitoring keseluruh kecamatan dan desa-desa mulai tanggal 3 – 6 Oktober 2015. Ketua KPU Madina sendiri melakukan monitoring ke Kecamatan Hutabargot, Panyabungan Kota, Lembah Sorik Marapi, Puncak Sorik Marapi dan Panyabungan Selatan. Asrijal Lubis, melakukan monitoring ke Kecamatan Tambangan, Kotanopan, Ulu Pungkut, Muarasipongi dan Pakantan. Akhir Mada, melakukan monitoring ke Kecamatan Siabu, Bukit Malintang, Panyabungan Utara, Naga Juang dan Panyabungan Timur. Mas Khairani melakukan monitoring ke Kecamatan Panyabungan Barat, Batang Natal, Lingga Bayu dan ranto Baek. Sementara Fadillah Syarief melakukan monitoring ke Kecamatan Muara Batang gadis, Natal, Sinunukan dan Batahan.

Dalam kegitan monitoring tersebut, selain menemukan adanya sejumlah APK yang pemasangannya dan penempatannya kurang bagus, tim monitoring juga menemukan adanya sejumlah APK yang hilang, seperti di Kecamatan Panyabungan Kota, Spanduk pasangan calon (paslon) nomor urut 2, dan 3 hilang dikelurahan Kayujati, di Kecamatan Panyabungan Selatan hilang spanduk nomor urut 2, dan 3 di Desa Hutarimbaru, serta di Desa Lumban Dolok dan Aek Ngali hilang spanduk nomor urut 2. Di Kecamatan Puncak Sorik Marapi ditemukan juga adanya umbul-umbul yang hilang, yaitu umbul-umbul nomor urut Paslon nomor urut 1 sebanyak 2 buah dan umbul-umbul nomor urut 2 sebanyak 1 buah. Terhadap APK yang hilang tersebut, Ketua KPU Madina mengatakan telah meminta kepada PPK supaya melaporkannya ke Kepolisian setempat untuk segera diproses. “KPU Madina telah membuat Berita Acara Kesepahaman dengan pihak Polres dan Panwaslih bahwa pengamanan terhadap APK itu adalah tanggungjawab bersama, untuk itu setiap ada APK yang hilang kita minta kepada PPK supaya melaporkannya ke Polsek setempat” ujar Salam.

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.