PEMILU & PARTISIPASI

PARTISIPASI MASYARAKATPARTISIPASI MASYARAKAT

Pemilu merupakan salah satu perwujudan pelaksanaan demokrasi yang pada prinsipnya diselenggarakan sebagai sarana kedaulatan rakyat, sarana partisipasi masyarakat,  memilih pemimpin politik dan sarana sirkulasi elit.

  • Sering digunakan sebagai salah satu tolak ukur untuk mengukur keberhasilan Pemilu.
  • Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat semakin legitimate sebuah Pemilu.
  • Secara kuantitatif, diukur melalui persentase jumlah pemilih yang datang ke TPS yang menggunakan hak pilihnya.
  • Secara kualitatif dapat dilihat dari rasionalitas pilihan dan peran aktif pemilih dalam setiap tahapan.
  • Membantu PPS dan PPLN dalam pemutakhiran data pemilih
  • Memberikan masukan dan tanggapan terhadap DPS yang diumumkan PPS
  • Memberikan masukan dan tanggapan terhadap DPS perbaikan yang diumumkan PPS
  • Memberikan masukan dan tanggapan terhadap DCS anggota DPR dan DPRD yang diumumkan KPU, KPU provinsi, dan KPU kab/kota
  • Memberikan masukan dan tanggapan terhadap DCS anggota DPD yang diumumkan KPU
  • Menjadi peserta kampanye
  • Terlibat dalam siaran kampanye
  • Bekerja sama dengan KPPS dalam pengadaan perlengkapan pemungutan suara
  • Menghadiri kegiatan KPPS dan KPPSLN sebelum diadakannya pemungutan suara
  • Memantau penghitungan suara di TPS
  • Menyaksikan pelaksanaan penghitungan suara di luar TPS
  • Menyampaikan laporan atas dugaan adanya pelanggaran, penyimpangan dan/atau kesalahan dalam pelaksanaan penghitungan suara kepada KPPS
  • Mengajukan keberatan terhadap jalannya penghitungan suara oleh KPPS melalui saksi peserta pemilu atau pengawas pemilu yang hadir apabila terdapat hal yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan
  • Berpartisipasi dalam sosialisasi pemilu, pendidikan politik bagi pemilih, survei atau jajak pendapat tentang pemilu, dan penghitungan cepat hasil pemilu.

Cara Jadi Pemilih

Persyaratan Pemilih

Mekanisme dan jadwal pendaftaran, pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih pemilu

PEMILIH PEMUDA

Merupakan pemilih yang baru memasuki usia pemilih (17 tahun) atau baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu.

Biasanya adalah kaum remaja atau pemuda yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, atau pekerja muda.

Pada Pemilu 2004, jumlah pemilih pemula sekitar 29 juta pemilih dan pada Pemilu 2009 sekitar 36 juta pemilih.

KARAKTERSTIK PEMILIH PEMULA

~ Kritis

~ Mandiri

~ Mencari jati diri

~ Memiliki rasa ingin tahu & mencoba hal yang baru

~ Memiliki antusias tinggi

~ Tipis kadar pragmatisme

~ Belum memiliki pengalaman memilih

~ Belum memiliki jangkauan politik yang luas

~ Haus akan perubahan

~ Relatif rasional

~ Semangat & bergejolak

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Kontras
Perbesar Hurup