PPK Pakantan Sosialisasi Pemilu Melalui Perayaan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan

Ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution menyampaikan Kata Sambutan dan Sosialisasi Pemilu dalam Acara Perayaan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan

Ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution menyampaikan Kata Sambutan dan Sosialisasi Pemilu dalam Acara Perayaan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan

Pakantan (kpud-madinakab.go.id),- Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pakantan Kabupaten Mandailing Natal bekerjasama dengan seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kecamatan Pakantan menggelar Perayaan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan yang dirangkai dengan kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018 dan Pemilu 2019.

Acara dilaksanakan di Halaman Madrasah Diniyah Awwaliyah (MDA) Pakantan, Desa Hutatoras Kecamatan Pakantan, Senin (7/5). Hadir Dalam Acara tersebut Ketua KPU Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina), Agus Salam beserta Anggota, Asrizal Lubis, para Kepala Desa se-Kecamatan pakantan dan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama dari delapan desa yang ada di Pakantan.

Ketua PPK Pakantan, Irsan Saleh dalam Sambutannya menyampaikan bahwa acara dilaksanakan atas kerjasama dengan seluruh Anggota dan Pegawai Sekretariat PPS yang ada di Kecamatan Pakantan.

“kami menyisihkan sebahagaian dari rezeki yang kami peroleh untuk mendanai acara ini. Untuk itu saya ucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar PPK dan PPS se-Kecamatan Pakantan yang telah ikhlas bergotong royong sehingga acara ini bisa kita laksanakan” ucap Irsan.

Ketua PPK Pakantan, Irsan Saleh menyampaikan kata sambutan

Ketua PPK Pakantan, Irsan Saleh menyampaikan kata sambutan

Sementara Ketua KPU Madina, Agus Salam dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh PPK, PPS dan Sekretariat yang telah berinisiatif membuat acara Sosialisasi Pilkada dan Pemilu tersebut.

“sekitar lima hari yang lewat saya mendapat laporan dari Pak Asrizal selaku Anggota KPU Madina dan Koordinator Wilayah Kecamatan Pakantan bahwa PPK Pakantan akan membuat acara seperti ini melalui dana swadaya. Mendengar laporan tersebut, saya sangat terharu dan saya sampaikan kepada Pak Asrizal bahwa kami harus datang ke Acara ini. Jadi walaupun jauh dari Ibu Kota Kabupaten ke ujung Batas Propinsi ini melewati jalan yang relatif jelek dan rusak, sebagai ungkapan bangga dan terimakasih kami kepada PPK dan PPS Pakantan maka kami berupaya datang keacara ini”, ucap Salam.

Salam menambahkan, bahwa Pakantan walau berada di daerah terpencil dan merupakan salah satu daerah terujung dari Sumatera Utara, tapi saya tahu bahwa Pakantan ini telah banyak menghasilkan tokoh-tokoh pelopor baik di tingkat propinsi maupun di tingkat nasional. Malam ini Pakantan juga telah membuktikan kepeloporannya, dengan mempelopori acara sosialisasi pemilu dengan memakai dana swadaya, untuk itu sekali lagi saya ucapkan terimakasih. Metode sosialisasi yang dibuat Pakantan ini mungkin nantinya bisa dicontoh oleh PPK Kecamatan lainnya. Karena acara seperti ini sangat efektif dan efisien untuk menyampaikan pesan-pesan kepemiluan kepada masayarakat, puji Salam.

Dalam pidatonya, Salam menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan kedamaian Pilkada dan Pemilu dengan cara menjauhi fitnah, ujaran kebencian, penyebaran berita hoaks dan lain-lain. Menurutnya, fitnah, ujaran kebencian, penyebaran berita hoaks dan memanggil kelompok atau orang lain yang tidak sealiran politik dengan kita dengan panggilan yang buruk adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam ajaran Agama Islam.

“tanggal 27 Juni 2018 ini, dan tanggal 17 April 2019 nanti kita akan melaksanakan Pemilihan dan Pemilu. Melihat perkembangan di Media massa dan media sosial kita sangat khawatir terhadap kedamaian pelaksanaan Pemilu nanti. banyak ujaran kebencian, berita hoaks, bahkan fitnah berseliweran di media sosial. Kita harus hati-hati, dan jangan sampai ikut-ikutan menyebar hoaks dan mencaci maki orang yang tidak sama pilihan politiknya dengan kita karena itu sangat diharamkan dalam Islam. Apalagi bulan puasa nanti, kita harus bisa menahan diri, karena esensi dari pada puasa adalah menahan, menahan dari perbuatan yang makruh apalagi yang haram” jelasnya.

Dengan mengutip dalil dari Al-Qur’an Suroh Al-Hujrat ayat 11-13, Salam menambahkan bahwa memberi julukan-julukan negatif kepada orang atau kelompok lain yang tidak sama pilihan politiknya dengan kita seperti yang akhir-akhir ini banyak beredar di media sosial adalah perbuatan yang haram. “mengolok-olok orang lain bukanlah akhlak Islami”. Tegas Salam.

Diakhir sambutannya Salam menjelaskan kepada masyarakat tentang syarat-syarat pemilih berupa KTP-el atau Suket yang harus dibawa ke TPS dan ditunjukkan kepada KPPS sebalum masuk ke Bilik Suara pada tanggal 27 Juni 2018. Nanti.

Acara Perayaan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan kemudian diisi dengan ceramah Agama dari Ustazd Jolis yang juga pernah menjadi Ketua PPK Kecamatan Siabu pada Pemilu 2014 yang lewat.

Selain ceramah Agama, acara juga diisi dengan drama sosialisasi Pemilu yang diperankan oleh PPK dan PPS Kecamatan Pakantan.

Ustad Ahmad Jolis menyampaikan ceramah agama tentang keutamaan Ramadhan

Ustad Ahmad Jolis menyampaikan ceramah agama tentang keutamaan Ramadhan

Foto Bersama dengan PPK dan PPS Kecamatan Pakantan

Foto Bersama dengan PPK dan PPS Kecamatan Pakantan

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Kontras
Perbesar Hurup