Sempurnakan DPT, KPU Madina Sisir Pemilih Belum Terdaftar

Salah satu Komisioner KPU Madina memberikan Arahan kepada PesertaKPUMadina-Panyabungan
Sebagai bagian dari upaya penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Komisi Pemilihan Umum Mandailingnatal (KPU Madina) sampai hari ini masih terus-menerus melakukan penyisiran terhadap warga Madina yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun namanya belum terdaftar dalam DPT.
Berdasarkan keterangan Ketua Divisi Sosialisasi, Data, dan Informasi, Mas Khairani, penyisiran calon pemilih belum terdaftar telah dilakukan sejak akhir Desember 2013. Prosesnya, KPU Madina mengintruksikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar memerintahkan setiap Panitia Pemungutan Suara (PPS) menyisiri pemilih yang masih tercecer. Lalu, dari hasil penyisiran PPS, PPK membawa nama-nama tersebut untuk diserahkan ke bagian data. Bagian data selanjutnya memasukkan nama-nama tersebut ke dalam aplikasi sistem informasi data pemilih (Sidalih) KPU. Jika nama-nama tersebut sudah terdaftar di daerah mana pun, secara otomatis Sidalih akan mendeteksi bahwa pemilih tersebut sebelumnya telah terdaftar. Dengan model kerja yang demikian, secepatnya akan diketahui apakah nama tersebut ganda atau sama sekali belum terdaftar.
“Nama-nama yang tersisiri dan belum terdaftar inilah nantinya yang akan digolongkan ke dalam daftar pemilih khusus,” jelasnya.
Dia juga menyampaikan, sampai dengan hari ini (Sabtu, 1/3), telah diketahui calon pemilih yang terindikasi ganda, baik ganda antar-desa, antar-kabupaten, maupun antar-propinsi. Ada juga sederetan calon daftar pemilih khusus (DPK) yang terpaksa dikembalikan karena dianggap belum memenuhi syarat. “Jika calon DPK hanya diajukan dengan marga saja, panggilan saja, atau bukan nama lengkap bahkan tanpa NIK dan NKK serta alamat jelas, kami mohon maaf karena daftar seperti itu akan kita kembalikan ke PPK,” jelasnya lagi.
Proses input dan penetapan  DPK, sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 89 Tahun 2014 dilaksanakan pada   1-5/3. Pada pada pertengahan Maret ini juga, KPU Madina sudah harus merampungkan DPK serta perbaikan NIK dan NKK untuk dilaporkan ke KPU Propinsi dan KPU RI. (Div SDI)

===@

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Kontras
Perbesar Hurup