KPUD MADINA
http://kpud-madinakab.go.id/susun-daftar-pemilih-kpu-madina-koordinasi-ke-disdukcapil/
Export date: Mon Jul 22 11:39:15 2019 / +0000 GMT

Susun Daftar Pemilih, KPU Madina Koordinasi ke Disdukcapil


KPU Madina berkoordinasi ke Disdukcapil terkait persiapan penyusunan daftar pemilih jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018, Selasa (15/8).



 

KPU Madina – Panyabungan

Bertempat di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil (Disdukcapil) Mandailing Natal (Madina), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina berkoordinasi terkait persiapan penyusunan daftar pemilih jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018, Selasa (15/8).


Hadir pada pertemuan tersebut Ketua KPU Madina, Agus Salam, Anggota KPU Madina Divisi Perencanaan dan Data, Asrizal Lubis, Divisi Teknis, Mas Khairani, Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief, Kasubbag Program dan Data, Muslih, Kadisdukcapil Madina, Samsir Lubis dan beberapa Staf di lingkungan Disdukcapil Madina.


Dalam kesempatan pertemuan ini, KPU Madina menyampaikan, sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2017 pasal 5 ayat (2) huruf d dan e bahwa pemilih untuk dapat didaftar sebagai pemilih harus berdomisili di daerah pemilihan yang dibuktikan dengan KTP Elektronik. Dalam hal pemilih belum mempunyai KTP elektronik, maka dapat menggunakan Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.


Artinya Surat Keterangan Domisili yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Lurah tidak bisa lagi dijadikan bukti kependudukan yang dipergunakan sebagai bukti bahwa seseorang berhak untuk memilih di suatu daerah pemilihan.




KPU Madina berkoordinasi ke Disdukcapil terkait persiapan penyusunan daftar pemilih jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018, Selasa (15/8).


Sementara itu, menurut Kadisdukcapil Madina, Syamsir Lubis, hingga saat ini masih ada sekitar 60000 (enam puluh ribu) jiwa lagi penduduk Madina yang belum melakukan perekaman e-KTP. Hal ini tentunya menjadi potensi masalah yang butuh kerja keras untuk menyelesaikannya.


Disdukcapil sendiri telah turun ke kecamatan untuk melakukan perekaman e-KTP kepada masyarakat. Masalahnya, tidak semua masyarakat yang belum memiliki e-KTP yang didatangi bersedia untuk melakukan perekaman dengan alasan mau pergi "mangomo" (bekerja-red) atau alasan-alasan yang lain.


Untuk itu, butuh peran serta semua pihak terutama para Camat dan kepala desa ataupun Lurah untuk menghimbau dan menyadarkan warganya tentang pentingnya memiliki KTP Elektronik. Begitu pun, Partai politik dan seluruh pemangku kepentingan Pemilu juga diharapkan turut berpartisipasi menghimbau warga untuk mengurus KTP elektronik.


"Jangan nanti disitu kita mau memilih baru disitu kita ribut-ribut, kenapa saya tak terdaftar sebagai pemilih. Oleh karena itu, mumpung masih ada waktu beberapa bulan lagi, maka kita berharap supaya warga yang belum memiliki KTP elektronik segera mengurusnya demi untuk kesuksesan penyusunan daftar pemilih Pilkada serentak tahun 2018,” ujar Syamsir.


 KPU Madina sendiri telah dan akan terus turun ke Sekolah-sekolah SLTA sederajat untuk melakukan sosialisasi terkait pendataan pemilih ini. Karena siswa SLTA selaku pemilih pemula sangat strategis untuk digandeng dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilu di masa-masa yang akan datang. (ASN/KPU Madina).