Logistik Wilayah Pantai Barat Mulai Didistribusikan

Ketua KPU Madina, Agus Salam (kanan), mengecek kelengkapan pendistribusian logistik Pilkada Madina tahun 2015

Ketua KPU Madina, Agus Salam (kanan), mengecek kelengkapan pendistribusian logistik Pilkada Madina tahun 2015 ke wilayah Pantai Barat, Sabtu (4/12). (Foto.dok/ASN/KPU Madina).

KPU Madina-Panyabungan

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) Divisi Anggaran, Logistik dan Sumber Daya Manusia (SDM), Asrizal Lubis menyampaikan, logistik kebutuhan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina Tahun 2015 untuk wilayah Pantai Barat mulai didistribusikan hari ini, Sabtu (4/12).

Ditambahkannya, seluruh kabutuhan logistik perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara di semua kecamatan se-Kabupaten Madina ditargetkan selesai pada hari Senin (7/12) mendatang.

Ia mengatakan, pendistribusian logistik didahulukan pada daerah-daerah yang jauh dan sangat rawan bencana longsor. “Seperti wilayah Pantai Barat, dimana terdapat tujuh kecamatan yang menerima logistik yakni Kecamatan Batang Natal, Lingga Bayu, Ranto Baek, Sinunukan, Batahan, Natal dan Muara Batang Gadis,” ujarnya.

Asrizal mengkhawatirkan, saat ini kondisi cuaca di Kabupaten Madina agak ekstrem dengan curah hujan cukup tinggi yang sewaktu-waktu dapat mengakibatkan longsor, khususnya di wilayah Pantai Barat. Kondisi tersebut tentunya akan menyulitkan pendistribusian logistik.

“Namun saya berharap, dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki KPU Madina dan dibantu Pemkab Madina serta Polres Madina, mudah-mudahan dalam pendistribusian logistik ke wilayah Patai Barat ini tidak terjadi kendala begitupun di kecamatan lainnya, sehingga proses pemungutan suara yang hanya tinggal menghitung hari dapat berjalan sukses,” Pungkasnya. (along/jw/KPU Madina).

===@

Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.