Pelaksanaan Rapid Test

KPU Madina Instruksikan PPK koordinir Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) se- Kabupaten Mandailing Natal untuk lakukan Rapid Test

Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.

Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. Namun perlu Anda ketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu. Hal inilah yang bisa menyebabkan keakuratan dari rapid test cukup rendah.

Jadi, rapid test di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau COVID-19.

Prosedur pemeriksaan rapid test dimulai dengan mengambil sampel darah dari ujung jari yang kemudian diteteskan ke alat rapid test. Selanjutnya, cairan untuk menandai antibodi akan diteteskan di tempat yang sama. Hasilnya akan berupa garis yang muncul 10–15 menit setelahnya.

Pengambilan Sampel darah

Berdasarkan Surat KPU RI Nomor : 488/PP.08.1-SD/KPU/VI/2020 tanggal 24 Juni 2020 perihal Pemenuhan Alat Pelindung Diri (APD) Kegiatan Tahapan Verifikasi Faktual dan Kegiatan Coklit Pemilihan Serentak 2020 dan Surat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal Nomor : 864/PP.01.2-SD/1213/KPU-Kab/VII/2020 tanggal 3 Juli 2020 perihal Kesediaan Pelaksanaan Rapid Test.

Komisioner KPU Madina , Muhammad Yasir berkoordinasi dengan Pihak Kecamatan Natal dalam hal Pelaksanaan Rapid Test di Kecamatan Natal


Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.