Pemberitahuan tehadap masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019

KPU Madina-Panyabungan (18/12/2018)

DPTHP 2 (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2) telah ditetapkan pada Rapat Pleno Terbuka KPU RI pada tanggal 15 Desember 2018 di Hotel Menara Penisula Jakarta. Dengan demikian proses pendataan pemilih untuk Daftar Pemilih Tetap telah selesai dilaksanakan. Walapun demikian, berdasarkan PKPU 11 Tahun 2018 tentang Penyusunan Daftar Pemilih di Dalam Negeri Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum bagi yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum terdaftar sebagai pemilih dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya dan akan disusun dalam bentuk DPK (Daftar Pemilih Khusus).

Selain DPT dan DPK, terdapat satu kategori pemilih lagi dalam Pemilihan Umum Tahun 2019, yaitu DPTb (Daftar Pemilih Tambahan). DPTb adalah data Pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS yang karena keadaan tertentu Pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain.

Berdasarkan surat Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 1543/PL.02.1-SD/01/KPU/XII/2018  tanggal 21 Desember 2018 tentang Pencetakan by name DPTHP2, Rekap DPK dan DPTb, pada poin ke 3 (tiga) menyebutkan bahwa menyusun DPK-1 sesuai dengan tahapan pada PKPU 32 tahun 2018 yang disampaikan oleh KPU Provinsi / KIP Aceh ke KPU RI selambat-lambatnya pada tanggal 28 Desember 2018 dan poin ke 4 (empat) menyebutkan bahwa penyusunan DPTb dengan menggunakan formulir Model A.5-KPU yang akan direkap untuk tahap awal bersamaan dengan DPK-1.

Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Mandailing Natal, Ahmad Faisal menyampaikan apabila terdapat masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih dalam DPTHP 2, maka dapat menyampaikan kepada PPS desa/ kelurahan yang bersangkutan untuk dimasukkan dalam DPK-1 sebelum tanggal 28 Desember 2018. Terkait dengan DPTb, Ahmad Faisal menambahkan apabila terdapat pemilih, seperti pegawai/ siswa/ mahasiswa yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada TPS yang bersangkutan terdaftar agar melaporkan kepada PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota asal untuk mendapatkan surat pemberitahuan pindah memilih dengan menggunakan formulir Model A.5-KPU yang akan digunakan untuk memilih di TPS yang bersangkutan berdomisili pada saat pemilihan. Selanjutnya pemilih yang sudah mendapatkan formulir Model A.5-KPU agar menyampaikan kepada PPS tujuan tempat yang bersangkutan berdomisili agar disusun dalam bentuk DPTb yang akan direkap pada tahap awal bersamaan dengan DPK-1.

Dokumen Surat Pemberitahuan Download Dibawah ini:



Simpan Sebagai PDF  Simpan Sebagai Dokumen MS Word  Simpan Sebagai HTML  Simpan Sebagai Teks  Cetak Halaman

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.